My 1st Kebaya

Ahaaaa……. ini dia cerita tentang kebaya pertama saya :)….
Awal mula ketertarikan saya kepada kebaya itu semenjak saya masih duduk di sekolah dasar dan saya harus tinggal di kota Tasikmalaya sekitar satu bulan (ga nyampe sebulan2 amat siy). Hanya untuk sharing saja bahwa kota Tasikmalaya itu memang terkenal akan kerajinan bordirnya dari zaman dahulu kala (lebayyyyyy). Kebetulan juga, di kota kelahiran ibu saya ini, masih banyak keluarga saya yang memang berdomisili di kota tersebut yang salah satunya bekerja sebagai penjahit pakaian, namun saat ini sudah mengspesifikan diri sebagai penjahit kebaya (meskipun masih menerima orderan jahit kain biasa). Kualitas dan hasil dari jahitan beliau (saudara saya) ini memang sudah tidak diragukan lagi dan lumayan sudah ternama saat ini, jadi ya wajar saja kalau saya jahit di beliau ini sekarang lumayan mehi alias mahallllll (but very worth it kok!!!!), padahal dulu gretongan lho boooo :D. Nah..semenjak saya tinggal di Tasik itulah saya jatuh cinta ma yg namanya kain brokat (apapun itu bentuknya, mau tile kek, semi perancis, perancis, dll). Gimana g jatuh cinta, setiap hari saya melihat bahkan ikut membantu dalam proses pembuatan kebaya2 tersebut, walaupun hanya membantu sodara saya untuk memasukkan benang ke lubang jarum :D…..

Oke, ini dia foto kebaya pertama saya. Jelas ga????? Maaf butut buanget gambarnya, krn memang hanya diambil dr kamera hp :D…..

Mmmmm..sebenarnya siy bukan kebaya pertama bgt, ini kebaya kedua saya. Kebaya pertama saya yang terbuat dr bahan organdi (dulu trend buangetttt niy kain) g tau ada dimana dan klo g salah emang g pernah dipake juga tu, hehe… Jadi saya anggap ini sebagai kebaya pertama saya. Kebaya pertama saya ini dibuat tahun 2001 dan memang khusus digunakan untuk perpisahan (prom night) SMP yang pada saat itu dilangsungkan di Hotel Horison Bandung.

Kebaya ini sebenarnya bisa dikatakan semi kebaya kali ya, karena dalemannya itu merupakan terusan sampai mata kaki dr bahan satin dan brokat(semi brokat)nya sendiri cukup panjang, yaitu hampir di atas lutut. Mengapa eh mengapa warnanya biru?!? Karena eh karena pada saat itu saya sangat mencintai warna biru, bahkan sampai cat kamar tidur dan kamar mandi saya pun warna biru (saat itu lho yaaa..). Model kerahnya itu model V rendah, tanpa ada bordir, dalemannya model kemben tali tipis dua biji (kanan kiri), dan tangannya hanya 3/4, dikarenakan dulu saya masih belum menutup aurat, jadi ya masih sah2 aja klo pake yg agak2 kebuka dikit gimanaaaa gtu (hoekkkkk prettttttt..). Model kebaya ini, benar2 selera saya, tanpa campur tangan siapapun. Modelnya didapat dr majalah (dulu internet belum menjamur) dan dimodifikasi dengan selera saya. Jahitnya sudah barang tentu di sodara saya @Tasik lahhhhhh, hohohohoho……

Sayangnya saya belum menemukan foto perpisahan saat saya SMP, jadi ya g bisa dilihat de jatohnya spt apa klo dipake. Tapi untuk ukuran jadul mah, ini salah satu yg paling keren dunkzzzz :D……

Advertisements

2 thoughts on “My 1st Kebaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s