Datang Tak Dijemput, Pulang Tak Diantar

Judul d atas pasti sudah terdengar tidak asing kan?!? Yappp…khususnya untuk saya yg sudah kenal dengan manusia yg mempunyai sifat tersebut dari tahun 2007. Hmmmmm..sebelumnya saya mau minta maaf kalau memang ada seseorang yang tersinggung atau tersindir atau apalah dengan penulisan blog ini. Yang pasti ini hak saya untuk menuliskan apapun d blog ini, benar bukan???? Eh, ada UUnya juga denk ya???? Ahhhh..gpp lah :D.

Kenapa saya katakan manusia ini mempunyai sifat seperti judul d atas? Karena eh karena manusia ini memang seperti itu. Dia selalu datang dan menghilang seenak gundulnya itu. Dia sepertinya selalu merasa bahwa pendapatnya itu atau apa yang dilakukannya itu akan membuat orang terdekatnya bahagia (red: SAYA). Menurut saya, yang tau saya merasa bahagia atau tidak ya saya, yg tau saya sedih dan sakit juga ya saya, bukan orang lain (termasuk ANDA).

Kali ini saya benar2 ingin mencurahkan apa yg ada di otak dan di hati saya, benar2 murni sebagai seorang perempuan. Satu hal, saya yakin..sebanyak apapun uang, materi, atau bahkan se’matre’ apapun perempuan tersebut, nantinya pasti perempuan itu tetap akan sangat membutuhkan satu hal: PERHATIAN. Perhatian ini jelas akan muncul kalau ada KOMUNIKASI. Nahhhhhhhh..ini nih!!!! Menurut saya (lagi), KOMUNIKASI ini merupakan fondasi dan benar2 unsur terpenting dalam sebuah hubungan, Kalaulah si fondasi ini tidak ada, mau jadi apa hubungan itu? Memang, ada yg berpendapat bahwa unsur terpenting adalah KEPERCAYAAN, hmmmm..saya tidak menyalahkan, kepercayaan ini memang penting, tp menurut saya ya kepercayaan itu akan tumbuh dan berkembang dengan sendirinya bila komunikasi berjalan dengan baik. Saya analogikan dengan agama saya ya. Saya percaya Allah itu ada, tp kan kepercayaan itu semakin besar dengan berbagai macam bukti dan pastinya ada komunikasi dari saya sebagai hamba-Nya melalui (contohnya) Shalat. Coba kalau kita melupan Shalat, boro2 mau percaya sama Allah, berarti inget aja engga kan?!? Maaf, ini menurut saya yaaa….

Yaaa..disini saya hanya mau mengingatkan kepada kaum adam, jagalah perempuan yang kalian saya sayangi itu. Berilah sedikit perhatian kepada mereka, even itu hanya sekali sehari dan hanya berupa sms: “Selamat Pagi sayang..”. Percaya deh, itu sudah bisa membuat orang yg kamu sayangi tersenyum sepanjang hari. Jikalau memang kira2 kalian memang tidak akan bisa dihubungi berhari2 atau bahkan berbulan2, saya yakin pasti sebelumnya ada sedikitttt saja waktu untuk mengabari kalau kalian akan pergi dan tidak bisa dihubungi untuk beberapa waktu k depan. Saya yakin, perempuan yang benar2 mencintai anda akan dengan sangat ikhlas menunggu anda, tapi satu hal, menunggu sesuatu yang memang JELAS untuk ditunggu.

Mengutip statement teteh saya (yang ternyata sangat menyupport saya): penyesalan selalu datang di akhir. So..just please take care of your love :), karena pasti akan sangat menyakitkan bila pada akhirnya ada orang lain yang lebih bisa membuktikan dan memperlihatkan cintanya itu.

Advertisements

4 thoughts on “Datang Tak Dijemput, Pulang Tak Diantar

  1. yes, as friskanura said, we always hope and pray the best for you,cing,,hope you get someone that makes u laugh often, not crying more..main thing of a relationship is to be happy, not to be trapped in a misery..be strong, as always :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s