Antagonis mode: ON

Baca judul blog sendiri jadi pengen nonton sinetron Tersayang lagi yak (beuuu…ketauan dah umur brp :D). Pengen ngblog skrg ini krn terinspirasi dari blog na si dudul jahe nih. Berkaitan dengan masalah bageur (baca: baik) atau tidaknya seseorang.

Diri kita seperti apa, menurut saya memang akan lebih obyektif jika orang lain yang menilai, krn terkadang kalo kita menilai diri kita sendiri, ya tergantung suasana hati saat itu aja, iya g sih? engga ya? y udah anggap aja iya ya :D. Tapi untuk detik ini lebih tepatnya, rada2 g setuju klo si eyke dibilang bageur. Hmmmm..kenapa? Karena ya merujuk dr blog saya sebelumnya, si eyke lagi jahat parah nih, antagonis banget lah. Sangking jahatnya sampe beneran takut mun ngemeng ka manyeh ceu :(.

Emang sih, baik tidaknya ini tergantung dari sisi mana kita melihat, ada pihak yg jika memang merasa ‘diuntungkan’ akan mengatakan baik, namun pihak yang merasa ‘disakiti’ apalagi yg g tau akar permasalahannya pasti akan menilai dengan sgt jauh kebalikannya. Eh, tapi klo tau akar permasalahannya pasti tetep aja bakal bilang jahat denk (T.T). Atulah but what should i do, actually i just want to follow my heart, even si eyke g tau sebenarnya itu baik atau tidak, perasaan sementara atau permanen, huwaaaaaaaaaaaaaa,,, #teriakbeneranini

Ngan cing sumpah eta blog manyeh sakseusssss nyieun si soca uing pinuh ku cai ngayembeng dulllll. Manyeh mah nyaho bae ih mun uing keur kusyut pabaliut semrawuttt lahhh, wkwkwkwk… (seuri maksa ieu mah)

Advertisements

2 thoughts on “Antagonis mode: ON

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s