14-18 Oktober 2014

Late post bingit yak, ndak apa2 lah ya…

Judul blog kali ini sinonim dengan Honeymoon, yeay! Acara bulan madu ini, kami ditemani oleh guide yang diutus oleh Minakjinggo Tour & Travel dan tongsis tentunya sebagai pahlawan kami :D. Oh iya, tujuan bulan madu ini saya pilih Kota Malang, Batu, Bromo. Ini beneran saya yang pilih dan langsung merajuk si mas untuk meng-iya-kan maunya si saya ini :D, kenapa? karena ini kota impian saya dari dulu dan jujur saya agak2 eneg melihat laut, pantai, dan sejenisnya, alhamdulillah si mas yang berasal dari jurusan oseanografi juga ternyata agak muak dengan pantai, so we do love mountain better than beach ;). Sebenarnya acaranya ada yang di luar schedule sih dan lumayan bikin BT sesaat, tapi kami mencoba menikmatinya sajo dan walhasil tetep happy kok :). Mari kita rinci kegiatan di luar kamar pada tanggal tersebut ya :p..

1. Selasa, 14 Oktober 2014

Jam 3 subuh, saya dan si mas cus ke Batununggal (lagi, hihi) diantar sang mertua. Kami take off dari Jakarta jam 8 pagi. Oh iya, kenapa si kami ga langsung naik pesawat Bandung-Malang saja, karena mahil bingit, dan ada transit Bali, jah..mending ke Bali aja sekalian yak #eh. Perjalanan ke Malang sekitar 2 jam kurang, sebentar banget yak padahal kan si aku lagi nonton pilem di pesawat, hikz #penting. Saat kami menginjakkan kaki di tanah Malang, kami langsung dihubungi oleh Minakjinggo Tour bahwa Mas Toni lah yang akan menjemput dan menemani kami selama tour de Bromo Batu Malang ini. Ternyata si Mas Toni masih muda, masih kuliah, dan baik hati, berondong manis cyiiin, nyahaha..salah pokus.

Kami langJava Bananasung menuju Java Banana nyang mana ini juga hotel pilihan si saya untuk bermalam di Bromo, hehe. Eh kami sempat mam rawon dulu denk untuk makan siang, nama tempatnya Rumah Makan Rawon Nguling, ini sumpah ga lebay enak banget rawonnya! Hotelnya Java Banana nya maknyoz, tanpa AC tapi dinginnya yastaganaga mantap, untung ada water heater. Dekor hotelnya bagus, suasananya asik, asri, sejuk, makanannya enyak2, pokoknya recommended lah. Oh iya tour dengan minakjinggo ini kami sama sekali tidak mengeluarkan uang selama tour, jadi biaya yang kami bayar itu sudah mencakup keseluruhan, kecuali oleh2 pastinya. Sesampainya di hotel agak sore dan langsung istirahat, tadinya udah mau jalan2 keliling hotel dulu, tapi sudah tercium bau2 sulfur, jadilah kami di kamar saja. Jam 7 kami langsung menuju resto hotelnya. Kami langsung disediakan secara bertahap dari appetizer, main course, dan dessert. Alhamdulillah.

2. Rabu, 15 Oktober 2014

Subuh buta jam 3 dini hari, kami dijemput dan diantar menuju puncak tertinggi menggunakan jeep untuk melihat sunrise ala Bromo meskipun dengan salah kostum tea (kami bercrocs ria dan baju seadanya ala Bandung, wkwk) dan hasilnya adalah MasyaAllah. Sayangnya si kamera handphone kami berdua tidak bisa menangkap si sunrise, memang jatahnya SLR dkk di situ mah uy, hikz. Dari view tertinggi itu kami langsung diantar menuju padang pasirnya (sulfur kayaknya sih ye). Dari parkiran jeep kami menunggang kuda sampai tangga yang menuju kawah Bromo (kayaknya sih bukan Bromo deh, lupa). Nah..di sini ini nih saya berasa tua, boooo..capeknya berasa banget yak, huwehehehe, tapi capek ini terbayar lunas dengan menikmati keindahan si Bromo dari moncong tertingginya *ini si mas maksa naik terus ke atas sampai yang tersisa hanya kami dan si bule 3 biji*. Inilah yang saya maksud saya lebih menyukai gunung, ada usaha yang harus kita tempuh terlebih dahulu sebelum menikmati sesuatu #eaaa.

PicsArt_1413597708852

Sekitar jam 8 pagi kami kembali menuju hotel dan sarapan pagi untuk persiapan ke Malang, yeay! Eitz, tapi ngeksis dulu ah…

Good Morning Java Banana

Good Morning Java Banana

Nah ini, dikarenakan Bromo Malang macetos lezatos, jadinya ga jadi ke Toko Oen, ga jadi ke Malang pokoknya ga jadi kemana2, cuma sempet makan siang dan ber massage saza, huhuhuhu. Oh iya, setiap makan, kami berasa disajikan makan untuk porsi 4 manusia (alhamdulillah), dan itu kalo ga abis ya udah aja ditinggal, mau kami bungkus tapi malu uy :D. Ini contoh makan siang dan makan malam hari itu:

MamMamSetelah massage kami langsung cus ke The Singhasari Resort di Batu. Wow…tidak salah pilihan hotel si kami ini, hihihihihi…ya kapan lagi lah ya milih hotel mahal, bwahahaha. Untuk pelayanan dan segalanya ya ga usah ditanya lah, yang paling cocwit, jadi karena si hotel tau kami lagi bulan madu, si kamarnya diupgrade selevel (game kali Yu pake level2), ihihihi. Setelah kami masuk kamar, makin lah jatuh cinta sama si kamar tersebut, taraaaaaaaa.

The Singhasari Resort3. Kamis, 16 Oktober 2014

Pagi2 disodorin penampakan seperti di bawah ini, mana bisa ga betah kan ^^.

Good Morning Batu

Good Morning Batu

Beres sarapan maknyouz ala hotel, kami langsung cuuuuus ke air terjun coban rondo. Akses ke air terjunnya terlalu mudah ah, kurang seru (iye belaguh), tapi bener dibanding air terjun di Bogor atau di Pulau Wawonii, huwoooooo jauh banget, ini sih jalan 100 meter aja udah nyampe, heuheu, tapi tetep asik2 aja lah selama bareng misua :*. Beres poto2, lanjut Selecta dan petik apel. Seru ga seru, teuteup kudu diberdayakan si tongsisnye :D.

coban selecta apelLalu makan siang makanan andalan kota ini tentunya, ini dia… Rasanya slurrrrrp…kan kan kan jadi pingin lagi kan, hikz. Ini makanan termantap selama honeymoon. Jangan dibandingin sama yang di Bandung lah, beuuu..jauh bingit enakan yang orisinil kemana2 -__-.

bakso malangLanjut! Ini dia nih yang paling seru, Museum Satwa dan Batu Secret Zoo. Juara ini dua2nya. Saya memang baru merasakan kebun binatang di jakarta dan bandung saja, tapi ini Malang masih juara. Kebun binatangnya bersih, jalurnya diatur sedemikian rupa agar semuanya terlewati, dan lumayan bikin kaki leklok cyiiin.

satwa bszRebes sore balik ke hotel lagi untuk penjemputan malam harinya menuju Batu Night Spectacular. Sebenarnya yang kami incar dari BNS ini hanya taman lampionnya saja, hehe wong sisanya tempat mainan bocah, ada sih satu area untuk foto2 jadi kayak foto2 aneh gitu tapi si mas ndak mau masuk, heu. Lampionnya bagus2 ih, coba aja bisa dibawa pulang satu ya yang gede :D.

Batu Night SpectacularBNS ini menutup petualangan kami di Batu bersama Minakjinggo Tour (ceurik kokosehan), huhuhu.. Secara keseluruhan asyik (ala Get Rich). Recommended kok si Minakjinggo Tour & Travel ini, tapi kitanya emang harus agak bawel dan detil. Oh iya, kami sempet sekali sukses foto bareng Mas Toni (Dek Toni ya harusnya, hehe) guide kami, ini dia:

Guide MinakjinggoNyahaha..tampak baik hatinya bukan :D. Pokoknya jempol buat Minakjinggo Tour & Travel.

4. Jumat, 17 Oktober 2014

Pagi hari setelah sarapan kami langsung dijemput jemputan (gratisan Minakjinggo) menuju Madiun. Sebenarnya acara kami itu sampai Jumat siang, namun karena ada perubahan jadwal dari tantenya si Mas di Madiun, maka jadilah kami minta dijemput pagi setelah sarapan. Jadinya benar2 tidak keliling Malang, hikz. Perjalanan Batu Madiun sekitar 3 jam dan ga berasa, heueuh da molor :D. Kami langsung diantar ke Hotel Bali Madiun. Hotel murmer hanya untuk semalam tea, karena besok malamnya kami pulang ke Bandung naik kereta api. Setelah para lelaki Jumatan, kami diantar keliling dan benostalgia masa kecil Mas Haris ku, sepertinya doi hepi banget ke Madiun lagi setelah 10 tahun ada kali ya ga ke Madiun. Tidak lupa kami pun nyekar ke makam nenek kakek si Mas yang memang dekat sekali dulu dengan Mas Haris :). Malam harinya kami jalan kaki dari Hotel Bali ke alun2 kota, ah..syeunang, di Bandung mana bisa, jauh kemana2. dari suasana sih Kota Madiun ini kayaknya sih ga jauh beda ya sama Jogja, tapi Madiun panas ya ternyata kalo siang.

5. Sabtu, 18 Oktober 2014

Happy Puppy MadiunKeesokan paginya beberapa jam setelah sarapan di hotel, kami jalan2 ga jelas tak tahu arah. Alhamdulillah dapet tempat pecel enyak rekomendasi dari Bapak Fasri dan Bapak Channy nyang mana kuncen Madiun tentunya, terima kasih kalian ^^. Setelah itu galau mau kemana, tapi pas nengok ke kiri (persis sebelah si pecel) ada Happy Puppy, eaaaaaa masuk deh, bwahaha! Jauh2 ke Madiun ujung2nya ke sini jugak. Tapi seperti yang pernah saya bilang, sama suami pasti seruuuu, ihihihi. Karokean 2 jam juga kayaknya ga berasa yak, teuteup…pasti serunya di akhir. Beres karoke balik lagi ke hotel buat beberes (selama di Madiun jalan kaki sajo, wong ndak tau transport umum dan g tau mau kemana). Setelah maghrib, beli cemilan cantik untuk di kereta terlebih dahulu, baru pesan taksi menuju stasiun. Jam 9 malam kereta api pun mengantarkan kami berdua pulang ke Bandung.

Siap2 ngantor lagi dah, HUHAH!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s